IEGR Engine Volvo D6E Excavator SDLG E6210F
IEGR Engine Volvo D6E Excavator SDLG E6210F
Pada excavator SDLG E6210F untuk IEGR (internal exhaust gas recirculation) system merupakan bagian dari V-ACT (Volvo Advanced Combustion Technology). Resirkulasi gas buang internal (IEGR) diwujudkan oleh piston pengaktif IEGR, yang dikendalikan oleh tekanan sistem oli pelumas dan bekerja pada lengan ayun knalpot, sehingga membuka kembali katup knalpot. Ketika piston diaktifkan, piston bantu akan membuka katup knalpot hingga batas tertentu selama periode pemasukan udara, sehingga mengembalikan gas buang ke silinder.Komponen IEGR Engine Volvo D6E Excavator SDLG E6210F
Komponen IEGR Engine Volvo D6E
1. Solenoid valve
2. Orifice, diameter: 1mm (0.04 in)
3. Servo piston
4. Main piston
5. Intake valve rocker arm
6. Exhaust valve rocker arm
7. Control valve
8. Low pressure oil passage, 2~5bar (29~73 psi)
Gambar 3-22
1 Unit
IEGR
Mekanisme hidrolik IEGR terletak di dalam dua unit IEGR yang saling terhubung pada dudukan lengan ayun. Oli pelumas mengalir dari kepala silinder melalui solenoid valve ke saluran bertekanan tinggi di unit IEGR (melewati saluran di salah satu dudukan lengan ayun).
Gambar 3
Solenoid Valve
Solenoid valve terletak di kepala silinder ( cylinder head ) di sisi fly Wheel dan diaktifkan oleh EECU melalui sistem kontrol EMS. Jika IEGR tidak diaktifkan, solenoid valve akan tertutup dan tidak akan memungkinkan oli mengalir ke unit IEGR. Ketika IEGR diaktifkan, solenoid valve akan membuka saluran dari sistem pelumasan engine ke unit IEGR.
Control Valve
Control valve terletak di unit IEGR di antara high-pressure loop dan low-pressure loop. Ketika sistem oli pelumas memasok oli ke low-pressure loop, control valve akan terangkat sehingga high-preaaure loop tertutup. Ketika IEGR diaktifkan, bola di dalam control valve akan memungkinkan pengisian untuk loop tekanan tinggi. Oli pelumas dikuras melalui control valve.
Main Piston
Adjusting screw pada intake valve rocker arm bekerja pada main piston, yang memengaruhi
tekanan oli di saluran tekanan tinggi unit IEGR. Pada akhir tahap IEGR, tekanan 100 bar akan dihasilkan di dalam high-pressure loop.
Gambar 3
Servo Piston
Ketika fungsi IEGR diaktifkan/dibuka
( solenoid valve dalam posisi terbuka), servo piston akan diaktifkan oleh main piston melalui tekanan hidrolik dari saluran unit IEGR. Kemudian, selama langkah induction, piston servo akan membuka katup buang dengan bantuan rocker arm dan menjaganya tetap terbuka untuk jangka waktu tertentu.
Prinsip Kerja IEGR Engine Volvo D6E Excavator SDLG E6210F
Ketika solenoid valve tidak diaktifkan,
piston control valve bergerak ke bawah di bawah
aksi pegas, dan oli bertekanan tinggi di
saluran oli dikeluarkan dari bagian atas control valve.
Ketika solenoid valve diaktifkan,
oli bertekanan melewati solenoid valve ke bagian bawah piston control valve,
yang bergerak ke atas di bawah tekanan oli, menutup
saluran keluar oli atas dan sekaligus membuka
saluran masuk oli dari saluran oli bertekanan tinggi, membuat main piston bergerak ke bawah di bawah tekanan
oli.
Selama intake stroke, intake valve rocker arm bergerak ke atas, mendorong piston utama untuk bergerak ke atas, kemudian tekanan saluran oli bertekanan tinggi akan naik dengan cepat dan menekan erat steel ball piston control valve, membentuk rongga oli bertekanan tinggi yang tertutup rapat; pada saat ini, servo piston di bawah pengaruh oli bertekanan tinggi akan bergerak ke bawah untuk mendorong exhaust valve rocker arm sehingga membuka exhaust valve, membuat gas buang di bawah tekanan negatif di dalam silinder mengalir kembali ke dalam silinder untuk sesaat.

Posting Komentar untuk "IEGR Engine Volvo D6E Excavator SDLG E6210F"